Optimasi Gambar untuk Website[Produk dan Jasa] yang jarang dilakukan pebisnis
Optimasi gambar merupakan salah satu cara untuk mempercepat dan memperlancar akses ke website Anda. Tentu kita tidak menginginkan website yang terlalu lama terbuka, karena ini dapat meningkatkan bounce-rate atau rasio pantulan.
1. Apa itu Optimasi Gambar?
Optimasi gambar adalah sebuah proses menyimpan gambar dengan tujuan menghasilkan sekecil mungkin ukuran gambar dan tanpa mengurangi kualitas gambar secara keseluruhan.
Mungkin secara teknis kelihatan sulit, tapi ada banyak plugin yang bisa dipakai di wordpress untuk dapat melakukan kompresi secara otomatis sampai 80% dengan tanpa kualitas gambar yang terlihat.
Hal pertama yang perlu Anda lakukan dalam melakukan optimasi gambar adalah memilih gambar yang berhubungan dengan konten website yang Anda buat. Jika artikel yang Anda tulis berhubungan dengan sosial media, maka sebaiknya gunakan gambar sosial media.
Seperti seseorang yang menggunakan facebook, bermain instagran dan lain-lain. Selain itu, jangan pernah menggunakan gambar hanya sekedar sebagai pemancing pengunjung saja, seperti gambar wanita cantik, padahal yang dituliskan adalah konten yang berisi informasi tentang cara pembuatan website.
Berikut ini manfaat yang bisa didapatkan dengan mengoptimasi gambar yang ada pada website kita.
- Meningkatkan Kecepatan Loading Website
- Space yang Dibutuhkan Lebih Sedikit
- Menambah Traffic dari Pencarian Gambar
- Ranking di Hasil Pencarian Naik
2. Mengapa Optimasi Gambar sangat diperlukan?
Optimasi gambar sangat diperlukan demi kebaikan website itu sendiri maupun bagi setiap pengunjung yang ada. Optimasi gambar di Blog dapat membantu meningkatkan rank kita di mata mesin pencari juga apabila dilakukan dengan benar
Perlu dilakukan optimasi gambar agar ketika pengunjung mengakses website Anda tidak lemot akibat gambar yang terlalu besar atau gambar yang tidak berhubungan dengan konten.
3. Dimana kita mengupload Optimasi Gambar?
Di website.Bayangkan kalau website tanpa gambar, sudah pasti tampilannya tidak menarik dan kurang informatif. Karena itulah, sebagian besar pemilik website memasukkan gambar ke konten mereka.
Dalam hal ini, Anda harus menyertakan gambar berkualitas tinggi untuk menarik perhatian pengunjung. Selain itu, gambar yang bagus juga akan membuat traffic meningkat pesan. Untuk menikmati hasil yang signifikan, tentu saja Anda harus mengoptimasi gambar WordPress terlebih dulu.
Kebanyakan pemilik situs WordPress mengupload dan menggunakan gambar yang tidak dioptimasi untuk web, dan hal ini memengaruhi tampilan dan peringkat website.
Melalui tutorial ini, Anda akan tahu mengapa optimasi ukuran gambar itu perlu.
4. Kapan Optimasi Gambar diperlukan?
Mengoptimasikan gambar di website sebaiknya dilakukan saat membuat blog, misalnya ketika sedang mengupload gambar ke blog saat masih di edit, maka langsung beri nama gambar sesuai dengan judul blog.
Sebelum mengupload ke blog ada beberapa hal yang harus diperhatikan mulai dari ukuran gambar,resolusi,pemberian,watermark,dan mengisi alt text.
5. Siapa yang perlu mengetahui Optimasi Gambar?
Untuk seorang blogger atau webmaster, mengetahui dengan baik mengenai optimasi gambar untuk website dapat dikatakan sebagai hal yang sangat penting. Pasalnya, gambar dapat menjadi salah satu aset website yang potensial mendatangkan traffic/kunjungan ke suatu website.
Hal tersebut ditegaskan oleh cukup banyak studi, salah satunya yang dimuat di halaman search engine journal yang menjelaskan bahwa; lebih dari 20% pencarian halaman website di pencarian Amerika terjadi di Google Images. Di Indonesia, kemungkinan besar juga berada di angka tersebut.
Selain itu optimasi gambar juga menawarkan banyak benefit lainnya untuk suatu website seperti meningkatkan user experience, mempercepat loading page dan juga meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan peringkat lebih baik di halaman pencarian mesin pencari. Jadi, ini juga menjadi bagian penting dalam strategi SEO on Page.
6. Bagaimana cara melakukan Optimasi Gambar?
Terdapat beberapa cara optimasi gambar yaitu:
- Memperhatikan format yang diberlakukan pada gambar. Dalam menyertakan gambar pada blog, terdapat tiga pilihan format yang tersedia. Format gambar yang dapat disisipkan pada artikel di antaranya adalah GIF, JPG atau JPEG, dan PNG.Untuk mendapatkan pilihan format yang tepat dengan mempertahankan kualitas gambar, disarankan untuk menggunakan format JPG atau JPEG.
- Mempertimbangkan ukuran gambar blog yang akan dimuat. Ketika mengunduh gambar, pasti Anda pernah mendapatkan gambar yang terlalu besar atau gambar yang terlalu kecil. Memang benar nyatanya bahwa gambar yang diunduh kadang tidak sesuai dengan kebutuhan.Tidak disarankan juga untuk menggunakan gambar tersebut secara langsung tanpa melakukan proses editing. Ini karena gambar dengan ukuran yang tidak sesuai akan mengganggu loading halaman web Anda.
- Memeriksa dimensi gambar. Jika gambar sudah disesuaikan ukurannya dengan kebutuhan blog, lantas mengapa dimensi gambar juga perlu diperhatikan? Ini juga memiliki keterkaitan dengan ukuran gambar.Pengaturan gambar disarankan sesuai dengan ukuran halaman web secara menyamping.Dengan kata lain, lebar gambar harus disesuaikan dengan lebar blog agar tampilan blog terlihat seimbang.Untuk mendapatkan dimensi gambar yang sesuai, Anda dapat menggunakan beberapa tools seperti PicMonkey dan PicResize.Perlu diingat, dimensi gambar juga akan mempengaruhi kecepatan loading blog. Ini karena search engine hanya menampilkan gambar yang sesuai dengan dimensi aslinya ketika diunggah oleh pemilik blog.
- Menggunakan nama dan penulisan yang benar. Cara berikutnya yang dapat dilakukan untuk optimasi gambar adalah dengan memberi nama gambar dengan format yang benar.Terkadang, nama pada gambar menjadi hal yang tidak begitu dipertimbangkan oleh blogger. Ini karena robot crawl tidak melacak gambar tersebut.Namun, robot crawl tetap dapat menerima informasi gambar jika diberitahukan tentang nama dan identitas lainnya.Sebelum memutuskan untuk menggunakan gambar, pastikan terlebih dahulu bahwa gambar yang dipilih adalah gambar yang sesuai dengan artikel yang ditulis.Minimal gambar tersebut mendeskripsikan informasi yang terdapat pada artikel.Upayakan untuk menyertakan kata kunci pada nama gambar agar memberi sinyal pada robot crawl untuk meningkatkan traffic blog.Adapun format penulisan ditulis dengan huruf kecil dan tanda (-) sebagai tanda hubung. Nama tersebut diarahkan kepada kata kunci atau judul artikel. Sekali lagi, pastikan robot crawl membaca kode ini.
- Memanfaatkan atribut “Alt”. Apakah Anda pernah menggunakan tombol “Alt” pada keyboard? Jika pernah, apa kegunaan tombol tersebut? Ya, tombol “Alt” digunakan untuk menemukan alternatif.Atribut yang digunakan untuk mengoptimasi gambar pada blog adalah atribut “Alt”.Dalam penggunaan blog, “Alt” dimaanfaatkan untuk mendeskripsikan gambar ketika gambar tersebut tidak muncul ke permukaan blog.Selanjutnya, search engine secara otomatis melakukan pencarian untuk menemukan gambar yang tepat sesuai dengan deskripsi yang telah dibuat.Tidak hanya sampai di sini, atribut “Alt” juga akan meningkatkan jumlah page views blog Anda.Dalam penulisannya, jangan lupa untuk menuliskan deskripsi yang tepat dan sesuai dengan kata kunci yang Anda berlakukan.
- Memilih gambar yang relevan. Blog yang baik berisikan gambar-gambar yang sesuai dengan apa yang dideskripsikan oleh konten blog. (Baca Juga : Cara Membuat Konten Viral)Pastikan bahwa Anda hanya menggunakan gambar yang benar sesuai dengan kebutuhan konten dengan penulisan nama yang padat akan kata kunci.Nah, itulah cara yang dapat dilakukan untuk optimasi gambar. Beberapa cara di atas dapat dipraktikkan secara langsung pada laman web atau blog Anda.Dengan mengoptimasi gambar, Anda dapat memperoleh page views yang lebih banyak lagi sehingga mampu meningkatkan traffic blog Anda. Selamat berpetualang dengan cara di atas.Nah bagaimana? Mudah bukan Cara Optimasi Gambar Agar Blog Kebanjiran Visitor! Semoga membantu dan bisa meningkatkan kunjungan ke blog kita.

Komentar
Posting Komentar